kupu
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Juli 2013
masa lalu
aku ...
tak bisa menahan hatiku
agar tak menoleh ke masa lalu
karena bulan yang bersembunyi di balik awan
dalam bias sinarnya yang pucat
memaksaku kembali
aku...
melayang dalam labirin masa lalu
terputar kenangan yang tak
tergambar dalam kegamangan rasaku
............
lalu,
pada senja yang mulai menghilang
diringi gerimis yang membasahi rasaku
kulepaskan
bayangmu
biarkan menguap bersama sang waktu
Kamis, 04 Juli 2013
embun
....
titik-titik
embun merimbun
tercetak di dedaunan
sisa hujan semalam
menetes enggan
di pekat kabut dini hari
membeku dalam selimut rindu
.....
Minggu, 26 Mei 2013
PUISI ALAM
Menangis Ibu Pertiwiku....
Negeriku hijau sepanjang mata memandang
sawah dan hutan adalah permata
gemericik air sungai bagai musik yang
meninabobokan
bunga beraneka warna
bak pelangi menghiasi nirwana
lalu...
tiba-tiba semua sirna!
pohon-pohon bertumbangan
air sungai tinggal tetesan satu-satu
petir menggelegar awan bergulung-gulung
pelangi berwarna pekat
hitam...
gelap....
tangan-tangan manusia
menjadi tangan-tangan setan
mencakar, mencabik, merusak
demi nafsu dan ambisi
keserakahan !
Ibu pertiwiku merintih.....
Ibu pertiwiku menangis ...
ibu pertiwiku menjerit....
Di mana nurani....?
Ke mana belas kasih ...?
Negeriku diambang kematian
...................
Negeriku hijau sepanjang mata memandang
sawah dan hutan adalah permata
gemericik air sungai bagai musik yang
meninabobokan
bunga beraneka warna
bak pelangi menghiasi nirwana
lalu...
tiba-tiba semua sirna!
pohon-pohon bertumbangan
air sungai tinggal tetesan satu-satu
petir menggelegar awan bergulung-gulung
pelangi berwarna pekat
hitam...
gelap....
tangan-tangan manusia
menjadi tangan-tangan setan
mencakar, mencabik, merusak
demi nafsu dan ambisi
keserakahan !
Ibu pertiwiku merintih.....
Ibu pertiwiku menangis ...
ibu pertiwiku menjerit....
Di mana nurani....?
Ke mana belas kasih ...?
Negeriku diambang kematian...................
Kamis, 23 Mei 2013
PUISI NARKOBA
Puisiku
...Bisikan Maut!
Sentuhanmu mendebarkan
membuat aliran darah serasa mengalir deras
dalam pusaran keindahan yang tak bertepi
kenikmatan tiada tara
dalam bisikan sang Iblis
bertopeng bak bidadari cantik
dan baik hati
aku pun terlena
terbuai
fatamorgana yang memabukkan
tiada lagi batas antara fakta dan maya
tanpa jarak lagi antara siang dan malam
antara putih dan hitam
abu-abu?
lalu....
la..lu...!!!!
la...lu....?????
lorong gelap dan menakutkan
panas dan menyakitkan!!
Sang bidadari menjelma menjadi Iblis
Aku terpuruk dalam kesesatan
NARKOBA!
...Bisikan Maut!
Sentuhanmu mendebarkan
membuat aliran darah serasa mengalir deras
dalam pusaran keindahan yang tak bertepi
kenikmatan tiada tara
dalam bisikan sang Iblis
bertopeng bak bidadari cantik
dan baik hati
aku pun terlena
terbuai
fatamorgana yang memabukkan
tiada lagi batas antara fakta dan maya
tanpa jarak lagi antara siang dan malam
antara putih dan hitam
abu-abu?
lalu....
la..lu...!!!!
la...lu....?????
lorong gelap dan menakutkan
panas dan menyakitkan!!
Sang bidadari menjelma menjadi Iblis
Aku terpuruk dalam kesesatan
NARKOBA!
Minggu, 05 Mei 2013
PUISI-PUISIKU
Puisi Karyaku
Wiwik Andrianti
PUISI : TENTANG RASA
Maaf...!
09072010 - 08.52
maaf...!
jika rindumu dan rinduku
selalu bersimpang jalan
karena sang waktu yang tidak berpihak
... pada kita...
tetapi....
just remember
You always in my hearts..!
tak 'kan mungkin terkikis oleh sang waktu.
jika rindumu dan rinduku
selalu bersimpang jalan
karena sang waktu yang tidak berpihak
... pada kita...
tetapi....
just remember
You always in my hearts..!
tak 'kan mungkin terkikis oleh sang waktu.
BILA...
09072010 - 09:04
setetes
air mata
tak mau bertahan
jatuh mengalir d sudut hatiku
...bagaimana harus menggapaimu
bila cerita taklagi jelas alurnya
bila biru langit tak lagi memukau 2 hati
bila malam hanya tinggalkan pekatnya
di ujung malam aku terpaku
menunggu........................!!
HUJAN GERIMIS MALAM INI...
15072010 - 16:12
tak mampu menghapus penat
di ujung lelahku....
aku terdiam pada pasrahku
dam membebaskan sang lelah menari gemulai
menjemput sang mimpi
terbang berdua membawaku lena
melayang
berputar
makin tinggi
makin jauh
makin.......
BAGAIMANAKAH...????
15072010 - 16.43
bagaimana mesti kugapai hatimu.....lagi!
saat bintang tak lagi bersinar
saat bulan pucat sembunyi di balik awan...kelabu!
...tak kulihat lagi binar cinta....dimatamu!
pelahan....hatiku beku
hatiku batu
dingin
sepi
what can I do...???
"SEKUNTUM BUNGA"
juli 2010 - 18.43
sekuntum bunga yang kau berikan kepadaku
mulai layu
satu...satu....kelopak indahnya
mulai berguguran
...dan warnanya yang merah menyala
mulai memudar
pucat
buram
tak bercahaya
masih ingatkah kau?
saat terakhir kau membelainya
saat terakhir kau meyiramnya
saat terakhir kau memupuknya
sekuntum bunga yang tlah layu
terpuruk di kelam malam
dingin
beku
keluh
lalu................MENGHITAM.....
("sekuntum mawar hitam terkapar di sudut malam")
SEPENGGAL HASRAT......
25072010
begitu dekat
tak mau bertahan
jatuh mengalir d sudut hatiku
...bagaimana harus menggapaimu
bila cerita taklagi jelas alurnya
bila biru langit tak lagi memukau 2 hati
bila malam hanya tinggalkan pekatnya
di ujung malam aku terpaku
menunggu........................!!
HUJAN GERIMIS MALAM INI...
15072010 - 16:12
tak mampu menghapus penat
di ujung lelahku....
aku terdiam pada pasrahku
dam membebaskan sang lelah menari gemulai
menjemput sang mimpi
terbang berdua membawaku lena
melayang
berputar
makin tinggi
makin jauh
makin.......
BAGAIMANAKAH...????
15072010 - 16.43
bagaimana mesti kugapai hatimu.....lagi!
saat bintang tak lagi bersinar
saat bulan pucat sembunyi di balik awan...kelabu!
...tak kulihat lagi binar cinta....dimatamu!
pelahan....hatiku beku
hatiku batu
dingin
sepi
what can I do...???
"SEKUNTUM BUNGA"
juli 2010 - 18.43
sekuntum bunga yang kau berikan kepadaku
mulai layu
satu...satu....kelopak indahnya
mulai berguguran
...dan warnanya yang merah menyala
mulai memudar
pucat
buram
tak bercahaya
masih ingatkah kau?
saat terakhir kau membelainya
saat terakhir kau meyiramnya
saat terakhir kau memupuknya
sekuntum bunga yang tlah layu
terpuruk di kelam malam
dingin
beku
keluh
lalu................MENGHITAM.....
("sekuntum mawar hitam terkapar di sudut malam")
SEPENGGAL HASRAT......
25072010
begitu dekat
hanya bisa memandang
tanpa bisa menyentuh
'terang saja, karna tali
penghalang begitu kuat'
kau pun tak punya nyali
, meski
...sepenggal hasrat
menari
di binar matamu
membelai inginku
Ahhh................
Pada Sang Malam
29072010 - 00.31
kukabarkan
pada malam
tentang resahku
'tak kutahu maknanya'
kubisikan pada malam
tentang gelisahku
pada sebuah bayang
'tak mampu ku jadikannya nyata'
kusampaikan pada malam
tentang gundahku
'tak sanggupku meredakannya'
: degup hati yang kian mengencang...liar...menghempas...menerjang....membakar....!!!
wahai sang malam....
kabarkan kepadaku adakah sepenggal hati untukku?
yang sempat kau dengar dari angin kembara?
Adakahh!!!
sang malam membisu
sang malam terpaku
sang malam...kelam
semakin kelam...!!!
dan aku......hanya bisa menunggu tanpa kepastian!
"Tahukah Kau, Tuhan....!
26092010 - 10.47
tetes air mata tak lagi jatuh
tentang resahku
'tak kutahu maknanya'
kubisikan pada malam
tentang gelisahku
pada sebuah bayang
'tak mampu ku jadikannya nyata'
kusampaikan pada malam
tentang gundahku
'tak sanggupku meredakannya'
: degup hati yang kian mengencang...liar...menghempas...menerjang....membakar....!!!
wahai sang malam....
kabarkan kepadaku adakah sepenggal hati untukku?
yang sempat kau dengar dari angin kembara?
Adakahh!!!
sang malam membisu
sang malam terpaku
sang malam...kelam
semakin kelam...!!!
dan aku......hanya bisa menunggu tanpa kepastian!
"Tahukah Kau, Tuhan....!
26092010 - 10.47
tetes air mata tak lagi jatuh
bukan karena kepedihan hilang
tapi saat kepedihan begitu pekat
menerjang ...membakar
menghanguskan hatiku
airmataku mengering
saat segumpal hatiku yang hitam
merekah....dan dari sana
mengalir darah....
tetes demi tetes
mengoyak
perih
pedih
semakin pedih
tetesan gerimis
coba membasuh perihku
ahhh....
hanya sementara
karena genangan darah
makin luas
makin dalam
makin pekat
kucoba merekat kembali
retakan hati
demi sang buah hati
demi kasih yang terlanjur terpatri
dalam sanubari
kusimpan kepedihan
gantikan dengan senyuman
"maafkan aku sayang" ucapmu
senyumku makin lebar
sinar mataku muncul dalam kegelapan
"takkan kuretakkan lagi hatimu"bisikmu
dalam dekapan
air mataku menetes
tetes demi tetes adalah harapan
tees demi tetes adalah kebahagiaan
"Tuhan, semoga ini tidak sementara
semoga rasa ini untuk selamanya"
KAU tahu Tuhan...
begitu lama aku menanti
begitu lama aku menunggu
sebuah ungkapan hati
"Aku mencintaimu, sayang.."
Ahhh...........
Tuhan....
Jadikanlah rasa ini untuk selamanya
wujudkanlah bahagia ini
tidak untuk sementara
ijinkan aku
menikmati kebahagiaan ini
sampai batas usiaku
nanti.....
: TERIMA KASIH TUHAN....!!
SETANGKAI MAWAR HITAM...
17112010- 07.17
Mawar hitam....
lahir dari luka hati
ada karena kepedihan yang tak bertepi
tumbuh dalam kelam malam
mawar hitam....
tak mungkin terlihat
dalam taman bunga yang penuh warna
tak juga istimewa
terpuruk di sudut taman
tertunduk pilu
: kupu-kupu tak mungkin hinggap dikelopak hitamnya..!
Sang mentari....
hanya sesaat menyinari
kehangatan yang didambanya
kembali menjadi gigil yang beku
(setangkai mawar hitam....layu...di ujung malam...yang kelam...!!!}
AKHIRI SEMUA...!!
24112010 - 00.00
pagi dingin dan basah...
menggigil dalam rasa
mendung hitam dan pekat
bergelayut dalam lengkungan angkasa
matahari hanya seberkas sinar pucat
terhalang awan hitam
yang bergulung menggelora di langit
mayapada
"sudah
saatnya aku mengakhiri semua kisah yang tlah kau goreskan
di lampiran dinding hatiku.....
kisah yang di racuni dengan kebencian dan dusta...
hingga yang tersisa adalah seonggok raga tanpa jiwa
terpuruk di sudut malam...
jerit kekecewaan dan tangis kepedihan berlumpur darah
menghitam di telan asa yang tinggal puing derita...."
memandang langit yang bergelora
oleh gelombang keperihan yang kian membuncah
hitamku kian menghitam
dalam rontahan tanpa kata
dalam amarah tanpa suara
dan saat angin datang menerpa
yang tertinggal hanyalah....
dingin...
beku...
kosong...
hampa....
"kubebaskan
kau tanpa rasa sesal...pergilah....berkelana ke mana kau suka
menyebar racunmu dalam aroma cinta....!!!!!"
Rabu, 01 Mei 2013
Puisi Malam
Pada Malam...
oleh: Wiwik Andrianti
Malam bergayut malas pada sinar rembulan
Lalu bayu menyapa enggan pada sang malam
Geliat resah alam membias dipucat sinar bulan
Malam pun tak bergeming...
Sepi...
Pada malam yang tak berbintang
Bias rembulan tersaput sederet awan kelam
Kelamnya tak berbatas asah
resah...merintih!
Di ujung malam
Gelap menyeruakkan pekat
Pada malam kumenitipkan tanya
"Di ujungmu, adakah bias sinar pagi menjanjikan terang?"
oleh: Wiwik Andrianti
Malam bergayut malas pada sinar rembulan
Lalu bayu menyapa enggan pada sang malam
Geliat resah alam membias dipucat sinar bulan
Malam pun tak bergeming...
Sepi...
Pada malam yang tak berbintang
Bias rembulan tersaput sederet awan kelam
Kelamnya tak berbatas asah
resah...merintih!
Di ujung malam
Gelap menyeruakkan pekat
Pada malam kumenitipkan tanya
"Di ujungmu, adakah bias sinar pagi menjanjikan terang?"
Senin, 08 April 2013
Puisi Kita
TENTANG KITA
oleh : Wiwik Andrianti
Pada bulan merah jambu
selalu kutitipkan rinduku
: untukmu!
ke manapun kau pergi
di manapun kau berada
sampai detik berapapun kau terjaga
bahkan di mimpimu, ku berharap
sebutir kerinduanku
selalu menghangatkanmu
'kan mampu membuatmu
mengingatku
sepanjang hidupmu
dalam titian benang kasih yang tercipta
antara kau dan aku dan tlah
terlewati bersama
sepanjang hidup kita...
Selasa, 20 November 2012
Puisi Ingat
Ingatku...tentangmu
selasa, 11.45
mendung...
matahari bersembunyi di balik awan kelabu
angin enggan menyapa
resah menyentuhku
dan tentangmu...
senyum yang tak pernah lekang
dan ingatmu...
sinar mentari yang menghangatkan
lalu, angin pun berhembus menyejukkan
: selalu...!
selasa, 11.45
mendung...
matahari bersembunyi di balik awan kelabu
angin enggan menyapa
resah menyentuhku
dan tentangmu...
senyum yang tak pernah lekang
dan ingatmu...
sinar mentari yang menghangatkan
lalu, angin pun berhembus menyejukkan
: selalu...!
Langganan:
Postingan (Atom)



.gif)
